SMARTPARENT.ID - Benarkan ada kopi yang sama sekali tidak mengandung kafein? Karena ada beberapa orang yang suka rasa kopi tapi tubuhnya tak berterima dengan kafein yang terkandung di dalam kopi.
RASANYA akan sangat sulit jika ingin menikmati kopi tapi tak mau sama sekali meneguk sekalian kafein yang terdapat di dalamnya.
Ya, kafein dan kopi adalah dua hal yang sukar terpisahkan. Mengingat kopi sendiri memang mengandung zat ini sedari tanaman.
Baca Juga: Indonesia Meraih Juara 2 Kompetisi Kopi Dunia di Ajang World AeroPress Championship 2024
Namun ada banyak sekali orang yang tidak bisa menerima kandungan kafein dalam kadar tertentu sehingga diciptakanlah satu jenis kopi yang tidak mengandung kafein bernama decaffeinated coffee disebut juga decaf coffee.
Definisi Decaf Coffee
Decaf coffee adalah jenis kopi yang telah mendapat proses dekafeinisasi.
Dekafeinisasi adalah proses yang terjadi pada kopi di mana kandungan kafein di dalam kopi tersebut telah dikurangi sampai batas paling maksimal.
Proses dekafeinisasi ini pertama kali ditemukan oleh pedagang kopi asal Jerman bernama Ludwig Roselius pada 1903.
Baca Juga: Tetap Bersemangat Tanpa Kopi, ini Cara Efektif Mengurangi Konsumsi Kafein
Awal Munculnya Decaf Coffee
Roselius menjual decaf coffee pertamanya di bawah label Kaffee yang kemudian popular di Perancis.
Di Amerika Serikat sendiri, produk decaf coffee ini dipasarkan dengan nama Sanka (yang secara etimologi yang diambil dari Bahasa Perancis yang berarti ‘without caffeine).
Dalam memproses decaf coffee Ludwig Roselius awalnya menggunakan benzene yaitu senyawa kimia yang ternyata beresiko bagi kesehatan manusia.