- Pilih Formal atau Santai
Acara makan sebaiknya disesuaikan dengan keinginan dan kebiasaan yang sudah tercipta di dalam keluarga. Ada keluarga yang lebih senang makan secara formal atau ada yang sukanya santai. Keluarga keturunan Italia misalnya, biasanya makannya formal dan cukup lama. Sedangkan keturunan China biasanya aktivitas makannya santai. Nah, keluarga Indonesia biasanya lebih suka makan yang sifatnya relaks, tidak kaku.
- Tetap Perhatikan Nutrisinya
Perhatikan pula kandungan nutrisi di dalam makanan yang tersaji. Penuhi kebutuhan gizi seimbang sehingga seluruh anggota keluarga tumbuh dengan sehat. Misalnya, ada lauk pauk, sayur mayur, juga buah-buahan. Selain sehat, acara makan bersama pun lebih bermakna. Selain anak pun akan selalu merindukan makanan rumah.
- Tempat Berkomunikasi
Di meja makan kita bisa membicarakan banyak hal. Mulai dari aktivitas pasangan seharian, aktivitas anak, permasalahan-permasalahan yang muncul, hingga mencari solusinya. Namun komunikasi di meja makan perlu disesuaikan dengan kebiasaan di rumah, apakah berbicara di sela-sela makan atau harus menunggu makan selesai. Asal, ketika mengunyah sebaiknya tak berbicara, selain kunyahannya terganggu juga menghindari makananan yang dimulut keluar kembali.