lifestyle

Mengenal Gangguan Kecemasan, Apa Saja Jenisnya?   

Senin, 15 Juli 2024 | 15:16 WIB
Gangguan kecemasan bisa terjadi pada siapa saja. ( Pexels/Ketut Subiyanto)

Seringkali kekhawatiran terfokus pada hal-hal sehari-hari seperti tanggung jawab pekerjaan, kesehatan keluarga, atau hal-hal kecil seperti pekerjaan rumah, perbaikan mobil, atau janji temu.

Gangguan panik

Gejala inti dari gangguan panik adalah serangan panik yang berulang, suatu kombinasi tekanan fisik dan psikologis yang luar biasa. Selama serangan, beberapa gejala berikut terjadi bersamaan:

  • Palpitasi, jantung berdebar kencang, atau detak jantung cepat
  • Berkeringat
  • Gemetar atau gemetar
  • Perasaan sesak napas atau sensasi tercekik
  • Nyeri dada
  • Merasa pusing, pusing, atau pingsan
  • Merasa tersedak
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Menggigil atau rasa panas
  • Mual atau sakit perut
  • Merasa terpisah
  • Takut kehilangan kendali
  • Takut akan kematian

Karena gejalanya bisa sangat parah, beberapa orang yang mengalami serangan panik mungkin mengira mereka terkena serangan jantung atau penyakit lain yang mengancam nyawa. Mereka mungkin pergi ke unit gawat darurat rumah sakit.

Serangan panik mungkin diharapkan, misalnya sebagai respons terhadap objek yang ditakuti, atau tidak terduga, yang tampaknya terjadi tanpa alasan. Usia rata-rata timbulnya gangguan panik adalah 20-24 tahun. Serangan panik dapat terjadi bersamaan dengan gangguan mental lain seperti depresi atau PTSD.

Baca Juga: Kolesterol, Lemak, dan Penyakit Jantung, Ini Yang Perlu Dipahami

Seberapa Umumkah Gangguan Kecemasan?

Pada tahun tertentu, perkiraan persentase orang dewasa AS yang menderita berbagai gangguan kecemasan adalah*:

  • Fobia Spesifik: 8% - 12% (AS)
  • Gangguan Kecemasan Sosial: 7% (AS)
  • Gangguan Panik: 2% - 3% (AS)
  • Agorafobia: 1-1,7% (remaja dan dewasa; di seluruh dunia)
  • Gangguan Kecemasan Umum: 0,9% (remaja)' 2,9% (dewasa)
  • Gangguan Kecemasan akan Perpisahan: 4% (anak-anak); 1,6% (remaja); 0,9%-1,9% (dewasa)
  • Mutisme selektif: 0,03-1,9% (AS, Eropa, Israel)

Wanita lebih mungkin mengalami gangguan kecemasan dibandingkan pria.***

Halaman:

Tags

Terkini