Tanda-Tanda Orang yang Memiliki ADHD itu Seperti Apa sih?

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 20:45 WIB
Gejala-gejala ADHD (Freepik/azerbaijan_stockers)
Gejala-gejala ADHD (Freepik/azerbaijan_stockers)

SMARTPARENT.ID - Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan neurodevelopmental yang sering kali terdiagnosis pada masa kanak-kanak, meskipun dapat berlanjut hingga dewasa.

ADHD ditandai dengan kesulitan dalam memusatkan perhatian, kontrol impuls, dan hiperaktivitas.

Gejala ADHD dapat dibagi menjadi dua kategori utama: gejala inatensi dan gejala hiperaktivitas-impulsivitas.

Baca Juga: Apa Saja Gejala Social Anxiety Disorder (SAD)?

Gejala Inatensi

1. Kesulitan Memperhatikan Detail:

Sering membuat kesalahan ceroboh dalam pekerjaan sekolah atau aktivitas lain.

2. Kesulitan Mempertahankan Perhatian:

Sulit untuk tetap fokus pada tugas atau permainan.

3. Tampak Tidak Mendengarkan:

Sering kali tampak tidak mendengarkan ketika diajak berbicara langsung.

Baca Juga: 7 Cara untuk Menyembuhkan Trauma

4. Kesulitan Mengikuti Instruksi:

Sulit untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas yang diberikan, yang sering kali berujung pada ketidakselesaan.

5. Organisasi yang Buruk:

Kesulitan dalam mengorganisir tugas dan aktivitas, yang dapat mengganggu rutinitas sehari-hari.

6. Menghindari Tugas yang Membosankan:

Menghindari atau tidak suka melakukan tugas yang membutuhkan usaha mental yang berkepanjangan.

Baca Juga: Perlu Diketahui, Inilah Sikap-Sikap Toksik yang Orang Tua Tidak Sadari

7. Lupa Melakukan Aktivitas Sehari-hari:

Sering lupa melakukan tugas rutin seperti pekerjaan rumah atau janji.

Gejala Hiperaktivitas-Impulsivitas

1. Gerakan Berlebihan:

Sering kali gelisah, menggoyangkan tangan atau kaki, atau tidak bisa duduk diam.

2. Berbicara Berlebihan:

Sering berbicara tanpa henti, dan sulit menunggu giliran untuk berbicara.

Baca Juga: Mengembangkan Sikap Empati Anak di Sekolah

3. Kesulitan Menunggu Giliran:

Sulit untuk menunggu giliran dalam permainan atau percakapan.

4. Mengganggu atau Menginterupsi:

Sering mengganggu orang lain atau menginterupsi aktivitas mereka.

5. Berperilaku Impulsif:

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: Centers for Disease Control and Prevention, American Psychiatric Association, National Institute of Mental Health

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X