SMARTPARENT.ID - Penyebab gangguan kecemasan saat ini tidak diketahui tetapi kemungkinan besar melibatkan kombinasi beberapa faktor termasuk genetik, lingkungan, psikologis, dan perkembangan.
Gangguan kecemasan dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga menunjukkan bahwa kombinasi gen dan tekanan lingkungan dapat menyebabkan gangguan tersebut.
Diagnosis, Perawatan dan Swadaya
Langkah pertama adalah menemui dokter untuk memastikan tidak ada masalah fisik yang menyebabkan gejalanya. Jika gangguan kecemasan didiagnosis, ahli kesehatan mental dapat bekerja sama dengan Anda untuk menemukan pengobatan terbaik.
Sayangnya, banyak penderita gangguan kecemasan tidak mencari pertolongan. Mereka tidak menyadari bahwa mereka mempunyai suatu kondisi yang memerlukan pengobatan yang efektif.
Penyebab gangguan kecemasan saat ini tidak diketahui tetapi kemungkinan besar melibatkan kombinasi beberapa faktor termasuk genetik, lingkungan, psikologis, dan perkembangan. Gangguan kecemasan dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga menunjukkan bahwa kombinasi gen dan tekanan lingkungan dapat menyebabkan gangguan tersebut.
Baca Juga: Mengenal Fobia, Jenis, Gejala dan Dampaknya
Diagnosis, Perawatan dan Swadaya
Langkah pertama adalah menemui dokter untuk memastikan tidak ada masalah fisik yang menyebabkan gejalanya. Jika gangguan kecemasan didiagnosis, ahli kesehatan mental dapat bekerja sama dengan Anda untuk menemukan pengobatan terbaik.
Sayangnya, banyak penderita gangguan kecemasan tidak mencari pertolongan. Mereka tidak menyadari bahwa mereka mempunyai suatu kondisi yang memerlukan pengobatan yang efektif.
Meskipun setiap gangguan kecemasan memiliki karakteristik unik, sebagian besar memberikan respons yang baik terhadap dua jenis pengobatan: psikoterapi atau "terapi bicara", dan pengobatan. Perawatan ini dapat diberikan sendiri atau dalam kombinasi. Terapi perilaku kognitif (CBT), sejenis terapi bicara, dapat membantu seseorang mempelajari cara berpikir, bereaksi, dan berperilaku yang berbeda untuk membantu mengurangi rasa cemas.
Pengobatan tidak akan menyembuhkan gangguan kecemasan, namun dapat meredakan gejala secara signifikan. Obat yang paling umum digunakan adalah obat anticemas (umumnya hanya diresepkan untuk jangka waktu singkat) dan antidepresan. Beta-blocker, yang digunakan untuk penyakit jantung, terkadang digunakan untuk mengontrol gejala fisik kecemasan.
Ada beberapa hal yang dilakukan orang untuk membantu mengatasi gejala gangguan kecemasan dan membuat pengobatan lebih efektif. Teknik manajemen stres dan meditasi dapat membantu. Kelompok dukungan (secara langsung atau online) dapat memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan strategi penanggulangan.