buah-hati

Kulit Bayi Lebih Tipis dan Sensitif, Ini Cara Merawatnya agar Tetap Sehat dan Lembap

Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Kulit bayi masih sensitif dan tipis hingga perlu produk khusus yang aman (pexels)

SMARTPARENT.ID - Menurut penelitian, kulit bayi dan anak sekitar 30% lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa.

Selain itu, kemampuan kulit bayi untuk mengunci kadar air belum bekerja secara optimal sehingga lebih mudah mengalami kekeringan dan iritasi.

Kondisi ini membuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier masih terus berkembang pada masa awal kehidupan.

Baca Juga: GENTLY Baby Hadirkan Cera-Care Biome Technology, Formula Lengkap untuk Kulit si Kecil

Karena itu, kulit bayi cenderung lebih sensitif terhadap gesekan, udara kering, sabun yang terlalu keras, maupun bahan tertentu yang dapat memicu kemerahan.

Mengapa skin barrier penting?

Skin barrier berfungsi sebagai pelindung alami yang menjaga kelembapan kulit sekaligus menghalangi masuknya zat yang dapat menyebabkan iritasi.

Bila lapisan ini terganggu, kulit bayi bisa menjadi kering, kasar, kemerahan, terasa gatal, dan membuat bayi tidak nyaman.

Dokter anak menjelaskan bahwa skin barrier yang sehat membantu mengurangi risiko iritasi dan membuat bayi tidur lebih nyenyak.

Baca Juga: Transformasi BRI dan Danantara Dorong Dukungan Lebih Besar bagi UMKM dan Hunian Keluarga

Pada bayi dengan riwayat alergi atau kulit sensitif, perlindungan kulit biasanya lebih mudah terganggu sehingga membutuhkan perhatian ekstra.

Tanda kulit bayi membutuhkan perawatan lebih

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan orang tua antara lain:

  • Kulit terasa kering atau bersisik

  • Kemerahan pada pipi, lipatan kulit, atau area popok

  • Bayi sering menggaruk atau tampak tidak nyaman

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB