- Ajarkan mereka membaca label makanan. Anak yang sudah bisa membaca perlu dilatih untuk mencari kata-kata seperti “mengandung susu” atau “gluten” pada kemasan makanan.
- Biasakan anak bertanya sebelum makan. Jika mereka ditawari makanan, ajarkan untuk selalu bertanya tentang bahan-bahannya.
- Latih mereka berbicara tentang alergi mereka. Anak perlu merasa nyaman memberitahu teman atau guru tentang alergi yang mereka miliki.
Baca Juga: Momen Isra Mi’raj, Ini yang Perlu Diajarkan pada Anak
Cara Membuat Bekal Tetap Menarik untuk Anak
Anak-anak sering kali makan dengan mata mereka dulu. Jadi, buatlah bekal yang tidak hanya sehat tapi juga menarik!
- Gunakan cetakan makanan berbentuk lucu, seperti bintang atau hati.
- Susun makanan dengan warna-warni yang menggugah selera, seperti kombinasi hijau dari sayur, kuning dari jagung, dan merah dari buah stroberi.
- Tambahkan catatan kecil berisi pesan manis untuk anak, seperti “Selamat makan, sayang! Ibu sayang kamu.”
Manfaat Membawa Bekal Sendiri untuk Anak
Moms, tahukah kalau membawa makanan sendiri juga punya manfaat tambahan?
- Menghemat biaya. Membawa bekal dari rumah biasanya lebih murah dibanding membeli makanan di luar.
- Meningkatkan keterlibatan anak. Ketika anak ikut memilih atau membantu menyiapkan bekal, mereka merasa lebih terhubung dengan makanan mereka.
- Membangun kebiasaan sehat. Dengan membawa makanan yang sehat dan aman, Moms membantu anak membangun pola makan yang baik sejak dini.
Membawa makanan sendiri saat bepergian adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga anak tetap aman dari risiko alergi makanan. Selain memastikan keamanan dan kualitas makanan, ini juga menjadi kesempatan bagi Moms untuk lebih dekat dengan si kecil melalui aktivitas memasak bersama. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan bekal dengan cinta, ya, Moms!
Referensi:
- Food Allergy Research & Education (FARE).
- Mayo Clinic: Managing Food Allergies in Children.
- KidsHealth.org: Food Allergy Basics for Parents.
- American Academy of Allergy, Asthma & Immunology (AAAAI).