lifestyle

Gula Bisa Mengatasi Stres? Begini Penjelasannya

Minggu, 7 Juli 2024 | 07:14 WIB
Konon gula bisa mengatasi stres. (Pixabay/Pexels)

 

SMARTPARENT.ID – Apa hubungan gula dan stres? Apa benar gula bisa mengatasi stres? Yuk simak uraiannya.

Di Amerika, konsumsi gula yang tidak terkontrol menjadi perhatian karena kontribusinya terhadap obesitas dan diabetes. Sebuah penelitian baru-baru ini menyelidiki dasar psikologis dari mengidam makanan manis selama masa stres.

Para peneliti mengusulkan bahwa gula menurunkan respons stres di otak manusia. Akibatnya, kita mungkin mengonsumsi gula sebagai cara cepat untuk menahan perasaan stres.

Untuk menguji hipotesis ini, para ilmuwan melakukan tes stres pada dua kelompok wanita. Selama dua minggu, satu kelompok diminta meminum minuman mengandung gula tiga kali sehari, sedangkan kelompok lainnya diminta meminum minuman pengganti aspartam.

Para wanita tersebut melakukan tes stres sebelum dan sesudah perawatan, dan dilakukan pengukuran respons otak terhadap stres: 1) produksi senyawa stres, kortisol, dan 2) aktivitas di wilayah tertentu di otak, hipokampus. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa konsumsi gula mengubah kadar kortisol dan aktivitas hipokampus selama stres, dan mungkin juga mengubah cara otak merasakan dan merespons peristiwa stres.

Baca Juga: Sukrosa Bisa Hilangkan Sakit pada Bayi? Begini Penjelasannya

Sayangnya, kami masih belum memiliki penjelasan lengkap mengenai bagaimana gula memengaruhi respons terhadap stres. Aktivitas hipokampus diatur oleh banyak faktor, tidak hanya stres.

Bagaimana perubahan aktivitas di hipokampus berhubungan dengan respons stres masih belum jelas. Selain itu, bagaimana produksi kortisol dan aktivitas otak dikoordinasikan untuk menghasilkan respons otak terhadap stres sebagai respons terhadap gula masih belum jelas. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana konsumsi gula mempengaruhi otak selama masa stres.***

Terkini