Penelitian menunjukkan bahwa hampir 70 persen sistem kekebalan Anda terletak di saluran pencernaan Anda. Bakteri dan mikroorganisme menguntungkan yang hidup di sana melindungi usus Anda dari infeksi dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Jumlah bakteri usus yang bermanfaat ini dalam jumlah rendah dapat membuat Anda berisiko terkena virus, peradangan kronis, dan bahkan gangguan autoimun.
- Luka Lambat Sembuh
Kulit Anda masuk ke mode pengendalian kerusakan setelah Anda mengalami luka bakar atau tergores. Tubuh Anda bekerja melindungi luka dengan mengirimkan darah kaya nutrisi ke luka untuk membantu regenerasi kulit baru.
Baca Juga: Sakit Tiroid pada Anak, Waspadai Hipotiroidisme dan Kenali Gejalanya
Proses penyembuhan ini bergantung pada sel kekebalan yang sehat. Namun jika sistem kekebalan tubuh sedang lesu, kulit tidak bisa beregenerasi. Sebaliknya, luka Anda akan berlama-lama dan sulit untuk disembuhkan.
- Anda Sering Mengalami Infeksi
Jika Anda tampaknya sering melawan infeksi, sistem kekebalan Anda mungkin memberi Anda tanda bahaya.
American Academy of Allergy Asthma & Immunology melaporkan bahwa tanda-tanda kemungkinan defisiensi imun pada orang dewasa meliputi:
Mengalami lebih dari empat infeksi telinga dalam satu tahun
Mengembangkan pneumonia dua kali selama periode satu tahun
Menderita sinusitis kronis atau lebih dari tiga episode sinusitis bakterial dalam setahun
Membutuhkan lebih dari dua rangkaian antibiotik dalam setahun
- Anda Merasa Lelah Sepanjang Waktu
Anda tahu bahwa menyalakan lilin di kedua ujungnya pasti akan membuat Anda merasa lesu. Namun jika Anda cukup tidur dan masih merasa kelelahan, ada baiknya mempertimbangkan apakah sistem kekebalan Anda mencoba memberi tahu Anda sesuatu.
Ketika sistem kekebalan tubuh Anda kesulitan, begitu pula tingkat energi Anda.
Baca Juga: Waspadai Risiko Membedong Bayi, Begini Cara yang Benar dan Tepat