Contoh paling umum adalah tennis elbow. Bahkan sekitar 20% cedera padel berkaitan dengan ini.
Beberapa hal yang bisa membantu:
- Belajar teknik yang benar dari pelatih
- Evaluasi pukulan mana yang bikin sakit
- Tonton video atau baca referensi teknik
- Pertimbangkan ganti raket kalau terasa tidak cocok
Perubahan kecil di teknik bisa berdampak besar ke kondisi fisik.
- Jaga Pola Makan dan Hidrasi
Main tanpa makan cukup atau kurang minum bikin performa turun dan risiko cedera naik.
Kondisi lelah bikin fokus berkurang, akhirnya gampang salah langkah atau cedera.
Solusinya simpel:
- Bawa air yang cukup
- Siapkan snack ringan seperti pisang, buah kering, atau energy bar
- Pastikan tubuh terisi sebelum, selama, dan setelah main
Jangan anggap remeh hal ini, karena efeknya langsung terasa di lapangan.
- Wajib Pemanasan (Jangan Skip)
Banyak orang cuma pemanasan kalau mau pertandingan serius. Padahal justru cedera lebih sering terjadi saat latihan.
Sebuah studi dari Johns Hopkins Medicine menunjukkan lebih dari 60% cedera olahraga terjadi saat latihan, bukan pertandingan.
Yang perlu dilakukan:
- Jogging ringan sebelum main
- Fokus ke bagian kaki (karena paling sering cedera)
- Stretching sebelum dan setelah main
Pemanasan itu bukan formalitas. Ini fondasi.
- Perhatikan Bagian Tubuh yang Rentan Cedera
Dari penelitian, cedera padel paling sering terjadi di: